BeritaMahadewa - Nyeri punggung bisa jadi sesuatu yang lumrah dialami seseorang. Tapi, ketika nyeri punggung muncul dibarengi keluhan seperti ini, tak ada salahnya Anda segera cek ke dokter. Nyeri punggung bisa terjadi karena keseleo atau ketegangan otot. Berdasarkan rekomendasi American College of Physicians, massage, yoga, dan beberapa jenis latihan bisa dilakukan untuk mengatasinya, Tapi, jika nyeri punggung disertai beberapa kondisi ini, tak ada salahnya Anda cek ke dokter guna memastikan apa yang sebenarnya terjadi.
1. Kehilangan kontrol kandung kemih
Nyeri punggung disertai kehilangan kontrol kandung kemih bisa jadi akibat terjadi cauda equina syndrome, kelainan langka yang memengaruhi 1 dari 33 ribu orang. Kondisi ini terjadi ketika serabut saraf di lumbal tulang belakang tertekan sehingga mati rasa dan tidak bisa bergerak. Kondisi ini butuh dioperasi. Jika tidak, kondisi ini bisa memicu kelumpuhan, benar-benar kehilangan kontrol akan kandung kemih, dan disfungsi seksual,
2. Terjadi di malam hari
Beberapa orang dengan nyeri punggung bisa menemukan posisi yang nyaman untuk tidur. Tapi jika ini sulit dilakukan, tak ada salahnya Anda segera cek ke dokter. Ini bisa jadi tanda adanya tumor di tulang belakang. Kemungkinan lainnya adalah infeksi di tulang belakang. Untuk memastikan diagnosis dan pengobatan, baiknya segera cek ke dokter,
3. Sulit ditentukan area yang nyeri
American Heart Association mengatakan sakit di punggung yang tak jelas areanya tidak selalu menandakan ada masalah di otot atau sendi. Tapi, bisa juga itu tanda serangan jantung terlebih jika nyeri punggung bermula dari dada kemudian menyebar. Nyeri punggung yang datang tiba-tiba dan langsung terasa amat nyeri butuh penanganan segera. Apalagi jika Anda mengalami nyeri di bagian rahang, mual, kelelahan parah, dan sulit bernapas,
4. Disertai rasa kaku di pagi hari
Normal jika Anda mengalami sakit dan kaku di pagi hari. Tapi, jika tubuh terasa kaku lebih dari 30 menit dan terasa makin buruk ketika Anda tidak bergerak, bisa jadi Anda mengalami bentuk inflamasi arthritis seperti ankylosing spondylitis yang mempengaruhi 1,4 persen populasi, Jika tidak ditangani, kondisi ini bisa membuat tulang belakang menempel hingga Anda sulit bergerak. Ankylosing spondylitis juga meningkatkan risiko sakit jantung dan stroke. Untuk pengobatannya, bisa digunakan NSAID yang berfungsi menghambat terjadi inflamasi.
5. Berisiko tinggi mengalami patah tulang
Chen mengatakan jika Anda baru mengalami kecelakaan, mengonsumsi steroid oral atau didiagnosi dengan osteopenia atau osteoporosis, nyeri punggung bisa jadi petunjuk agar Anda cek ke dokter. Anda mungkin mengalami patah di tulang belakang yang bisa menyebabkan penurunan berat badan, tubuh bungkuk, dan masalah pencernaan serta pernapaangan. Untuk mengatasinya, Anda butuh brace punggung, obat oral, fisioterapu, dan pada beberapa kasus dibutuhkan operasi,

No comments:
Post a Comment